Bulan desember kali ini rasanya hampir tiap sore selalu diiringi hujan. Hujan..yah selalu hujan. Banyak mungkin yang tidak suka hujan, tapi banyak juga yang sangat menikamati hujan, bahkan mungkin banyak yang kadang menikmati hujan hari ini tapi besok sangat membenci begitu juga sebaliknya. Suka, tidak suka atau biasa saja pada hujan mungkin karena berbagai macam alasan.Saya..saya sendiri sangat menikmati hujan, meski tak jarang saya juga menginginkan hujan tak turun. Saya menyukai hujan karena hujan selalu memberikan ketenangan pada bunyi airnya yang menitik di atap, di jalan, di selokan, di sembarang tempat di sekitaran. Ahh..betapa nikmatnya hujan. Bahkan saya tak perlu mengeluarkan uang untuk menikmatinya.
Hujan..ya hujan. Suka atau tidak selama kita masih berumur dan masih berada di Indonesia, kita akan masih mungkin menikamati hujan. Entah sekedar menunda urusan kita atau bahan sampai seringkali membuat banjir, hujan tetaplah hujan. Tidak ada urusan kau suka atau tak suka.
Hujan, seperti hal-hal lainnya, seringkali juga menjadi inspirasi atau sekedar pengaruh untuk siapa saja termasuk seniman, penyanyi mungkin. Berikut ada beberapa lagu dari ‘lemari’ saya yang sekedar mengutip kata hujan atau bahkan bercerita tentang hujan itu sendiri. Terimakasih untuk mereka semua untuk ‘hujan kreasi’ mereka yang seringkali memberi rintik atas deras kerinduan saya pada hujan di musim kemarau. Harusnya masih ada beberapa lagi tapi rasanya menurut saya deskripsi hujan dan hal di luar hujan itu sendiri sangat bagus diterjemahkan ERK, Frau, Mocca, Jamie Cullum, Kelly Sweet, KOC dan musikalisasi puisi Sapardi Joko Damono.
Download songs here:
Frau-mesin penenun hujan dari YesNoWave.com
Mocca-and rain will fall
Erk-desember
Erk-hujan jangan marah
Jamie Cullum-Singing in the rain
KOC-failure
Sapardi Joko Damono-Hujan bulan juni or here
Link Puisi tentang hujan di sangitaromalangit:
protes pada hujan
hujan dan solilokui
hujan
sajak untuk teman dan hujan
hujan mungkin marah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar