Kaca menutup matanya
Tak berupa sepeda
Dikayuhnya, pelan saja
Bukan sepeda tak berupa
Bukan pula kacamata cela
Membuat perjalanan pelan saja
Tapi kuasa, kuasa berkuasa
Lepas dari usang mimpinya
Maka hilang susunan makna
Susah payah dibangunya
Lepas rekat bungkus istimewa
atas raga biasa saja
Hanya saja,
Dia lupa
Kuasa berkuasa
Telah kuasa
Pada jiwanya
Yang ternyata
Biasa pula
08-12-09 03:08 Catatan pra-pemira UNAIR 09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar