Tiga hari yang lalu saya mebaca dan menyelesaikan buku yang tidak sengaja saya beli ketika menyempatkan diri ke perpus kampus B UNAIR (meski jelas saya sadar sengaja memberikan uang untuk ditukar dengan buku). kebetulan ada pameran buku dari beberapa penerbit. dengan alasan murah;20 ribu rupiah, cukup lama ingin membaca karya dostoevsky dan tertarik dengan bukunya sendiri pasti; “Dostoevky: Menggugat Manusia Modern” oleh: Henry S. Sabary.Kanisius, Yogyagarta 2008.Awalnya saya masih enggan untuk membuka segelnya karena masih ada tugas-tugas kuliah (yang sebenarnya seringkali hanya jadi tugas tanpa menambah banyak hal bagi saya;pendapat pribadi), tapi karena iman saya lemah menghadapi godaan buku maka saya memilih berasik masuk (kata yang aneh dari dulu) daripada terepresi tugas-tugas yang sama sekali tak membebaskan.
mengutip Nietzche, “dari dostoevsky saya mendapatkan sesuatu dari seorang psikolog,” kiranya benar (bukan hanya masuk akal, tapi masuk mitos dan masuk yang lain yang gak masuk akal) bahwa Dostoevsky banyak memberikan banyak hal tentang ke-manusiaan terutama menjadi manusia yang sungguh manusia dan memanusiakan manusia lainnya, meski tersampaikan lewat karya sastra (novel-novel dan cerita-cerita pendeknya) bukan melalui bentuk filsafat yang terbungkus rapi menjadi buku-buku rumusan filsafat.
Satu yang jadi pertanyaan, benarkah ini renungan Dostoevsky atau bangunan atas sebuah pembongkaran saudara Henry belaka, tapi apa salahnya.
buku ini tipis namun cukup membikin kerut alis: “Ah..ingat tugas bikin meringis teriris.”
Link:
Saya sarankan membeli daripada berusaha mencari download gratisan (itupun kalau ada), karena sebenar-benarnya tidak akan menguras kantong anda.
26-03-2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar