Senin, Januari 24, 2011

Black Swan (2010)

Black Swan|2010|Directed by. Darren Aronovsky

"I had the craziest dream last night about a girl who has turned into a swan, but her prince falls for the wrong girl and she kills herself."-Nina, Black Swan


Jika penulis pernah bilang film yang tidak mungkin disangkal sebagai film yang tidak boleh dilewatkan di tahun 2010 adalah Inception, Black Swan mungkin adalah film untuk menutup 2010 dan memulai 2011 dengan berharap akan ada film sespektakuler film tersebut.

Film ini dimulai dengan sebuah mimpi Nina (Natalie Portman) tentang seorang gadis yang berubah menjadi 'angsa' tapi pangeran dari angsa tersebut memilih gadis lain sehingga 'si angsa' memilih untuk bunuh diri. Mimpi Nina tersebut berhubungan dengan sebuah peran utama dalam pagelaran balerina "Swan Lake" yang sudah sangat familiar mungkin bagi kita. Sebagai seorang balerina, peran utama dalam "Swan Lake" adalah peran yang sangat luar biasa.

Setelah dibuka dengan mimpi Nina, film ini berlanjut dengan sebuah pengumuman dari Thomas Leroy (Vincent Cassel) bahwa dia akan mencari pengganti Beth (Winona Ryder) dalam pertunjukan "Swan Lake" sebagai pembuka musim pertunjukannya yang baru. Dan pada akhirnya Nina lah yang ditunjuk sebagai Balerina utama. Apakah film ini selesai begitu saja setelah Nina mendapatkan perannya? rasanya tidak. Butuh sebuah 'kekuatan' untuk tetap menjaga peran tersebut di tangan karena muncul Balerina baru, Lily (Mila Kunis) yang juga sangat menarik Thomas. Selain itu Nina harus menghadapi fakta bahwa dia luar biasa memerankan White Swan, tapi tidak dengan Black Swan.

Film ini sendiri pada akhirnya berakhir bahagia jika tidak ingin dibilang tragis. Karena bagi penulis, apa yang lebih bahagia dari ambisi yang terbayar. Beberapa hal yang membuat penulis sangat tertarik adalah bahwa keinginan yang semakin besar akan menjadi sebuah ambisi dan ambisi yang semakin membesar akan berubah menjadi halusinasi yang menghantui.

Bagi penulis pribadi, tidak ada masalah ketika sesuatu sekedar menjadi keinginan atau berubah menjadi ambisi bahkan sampai berhalusinansi karena sebenarnya keduanya mencari hasil sebagai solusi. Apakah selalu keinginan dan ambisi bisa meraih hasil? mungkin tidak selalu, tapi bagaimana menghadapi kegagalan itulah yang hampir pasti mengikuti keinginan dan ambisi. Serta bagaimana jika ambisi menemui solusi? kesempunaan tentunya, apa lagi? seperti ucapan Nina di akhir film;

"I felt perfect, I was Perfect,"-Nina, black Swan


Download Black Swan(Dvdscr|400mb|mkv|mediafire) part1 | part2
Subtitle Indonesia
Join file dengan HjSplit|download HjSplit di Cinema3satu
Thanks to Cinema3satu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar