Rabu, November 11, 2009

Lembab Beradab

Pada udara aku kenal lembab
Serupa angin memeluk air
Ditimang remang mewujud kelam

Pada Ibu aku kenal adab
Serupa susu yang harus kau cecap
Tanpa bisa memilih manis atau asam

Ah..kiranya lembab tetaplah lembab
Atau adab tetaplah adab, mungkin

Jika saja, mungkin

Tak kau celupkan adabku pada lembabmu
Sebab adab hanya ingin lembab beradab,
Meski lembab tak harus beradab
Karena padanya muncul biadab

11-11-09

Tidak ada komentar:

Posting Komentar